Apel Gelar Pasukan Operasi Ketupat Jaya 2026, 339 Personel Siap Amankan Idul Fitri di Jakarta Utara
Menit Baca
Teks

Apel Gelar Pasukan Operasi Ketupat Jaya 2026, 339 Personel Siap Amankan Idul Fitri di Jakarta Utara

Oleh

Jakarta Utara,  Sebanyak 339 personel gabungan dari unsur TNI, Polri, pemerintah daerah, serta berbagai instansi terkait mengikuti Apel Gelar Pasukan Operasi Ketupat Jaya 2026 yang digelar di halaman Polres Metro Jakarta Utara, Kamis (12/3/2026) sore.

Apel yang berlangsung mulai pukul 15.30 WIB tersebut dipimpin oleh Wakil Wali Kota Administrasi Jakarta Utara, Fredy Setiawan, didampingi Wakapolres Metro Jakarta Utara AKBP Rohman Yonky Dilatha, S.I.K., M.Si., M.H., serta perwira dari Pusat Polisi Militer Angkatan Laut (Puspomal).

Kegiatan ini menjadi bagian dari kesiapan pengamanan menjelang arus mudik dan perayaan Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah, khususnya di wilayah Jakarta Utara yang memiliki sejumlah titik strategis seperti pelabuhan, pusat perbelanjaan, tempat wisata, dan rumah ibadah.

Dalam amanatnya, Wakil Wali Kota Jakarta Utara Fredy Setiawan menegaskan bahwa apel gelar pasukan ini merupakan wujud sinergitas lintas instansi dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat selama momentum Idul Fitri.

“Apel gelar pasukan ini merupakan bentuk kesiapsiagaan seluruh unsur, baik TNI, Polri, pemerintah daerah, maupun elemen masyarakat dalam menghadapi arus mudik dan perayaan Idul Fitri.

Sinergitas dan soliditas ini menjadi kunci untuk memastikan masyarakat dapat merayakan hari raya dengan aman, tertib, dan nyaman,” ujar Fredy.

Ia juga mengingatkan seluruh personel yang terlibat agar memahami tugas dan tanggung jawab masing-masing, terutama dalam pengamanan di titik-titik strategis seperti stasiun, rumah ibadah, pusat wisata, dan lokasi keramaian lainnya.

Selain itu, Fredy menekankan pentingnya pelayanan yang humanis kepada masyarakat serta kesiapsiagaan dalam menghadapi berbagai potensi situasi darurat.

“Koordinasi antar instansi harus terus diperkuat. Kita juga harus siap menghadapi kemungkinan situasi darurat, mulai dari kepadatan lalu lintas, cuaca ekstrem, hingga kejadian kebakaran maupun kondisi darurat lainnya,” tambahnya.

Sementara itu, Wakapolres Metro Jakarta Utara AKBP Rohman Yongky Dilatha menyampaikan bahwa Operasi Ketupat Jaya merupakan operasi kepolisian terpusat yang bertujuan memberikan rasa aman kepada masyarakat selama periode mudik dan perayaan Idul Fitri.

Menurutnya, pengamanan tidak hanya difokuskan pada kelancaran arus lalu lintas, tetapi juga pada stabilitas keamanan di wilayah permukiman dan pusat aktivitas masyarakat.

“Kami bersama unsur TNI, pemerintah daerah, dan seluruh stakeholder terkait berkomitmen untuk memberikan pengamanan terbaik bagi masyarakat. Fokus kami tidak hanya pada pengaturan lalu lintas, tetapi juga pengamanan tempat ibadah, pusat perbelanjaan, kawasan wisata, serta lokasi-lokasi yang menjadi pusat keramaian masyarakat,” kata Yongky.

Wakapolres juga mengimbau masyarakat untuk turut berperan menjaga keamanan lingkungan selama periode libur Idul Fitri.

“Kami mengajak masyarakat untuk bersama-sama menjaga situasi kamtibmas tetap kondusif. Apabila menemukan potensi gangguan keamanan, segera laporkan kepada petugas agar dapat ditindaklanjuti dengan cepat,” ujarnya.

Adapun 339 personel yang mengikuti apel terdiri dari unsur TNI, Polri, serta instansi terkait seperti Satpol PP, Dinas Perhubungan, Dinas Kesehatan, Damkar, Basarnas, Pokdar Kamtibmas, Saka Bhayangkara, hingga Senkom.

Seluruh personel tersebut nantinya akan ditempatkan di sejumlah titik strategis guna memastikan kelancaran arus lalu lintas, keamanan lingkungan, serta kesiapsiagaan dalam menghadapi situasi darurat selama berlangsungnya Operasi Ketupat Jaya 2026.Apel gelar pasukan berakhir aman dan kondusif.

 

(FG) 

35 Kali Dibaca · TNI/POLRI


Berita Lainnya