Jakarta Utara, Suasana penuh kebersamaan dan semangat religius mewarnai wilayah RW 013 Kelurahan Pejagalan, Kecamatan Penjaringan, Jakarta Utara, Minggu (14/6/2026) malam. Sekitar 500 warga mengikuti Pawai Obor dalam rangka menyambut Tahun Baru Islam 1448 Hijriah, yang berlangsung meriah dan tertib dengan pengamanan dari unsur tiga pilar serta masyarakat.
Kegiatan yang dimulai pukul 20.00 WIB tersebut diselenggarakan oleh pengurus RW 013 dengan penanggung jawab Yono, selaku Ketua RW 013 Kelurahan Pejagalan. Ratusan peserta dari berbagai kalangan, mulai dari anak-anak, remaja hingga orang tua, tampak antusias membawa obor sambil mengumandangkan shalawat dan lantunan takbir sepanjang rute pawai.
Pawai obor diawali dari Pos RW 013 dan melintasi sejumlah ruas jalan di lingkungan Pejagalan, di antaranya Jalan A6, Jalan B6 Masjid Al Muhajirin, Jalan Moa, Jalan Gabus, Jalan Wader, kawasan Gereja HKBP, Jalan Keting, Kantor Kelurahan Pejagalan di Jalan Boncel, Jalan Sili Raya, Stella Maris Jalan Lele hingga kembali ke Pos RW 013 sebagai titik akhir kegiatan.
Hadir dalam kegiatan tersebut antara lain Lurah Pejagalan Wisnu, Ketua RW 013 Yono, Bhabinkamtibmas Kelurahan Pejagalan Aiptu Hidayat, Aipda Tommy Wiji Prasetyo selaku Kapospol Pos Angkasa, unsur FKDM Kelurahan Pejagalan, tokoh agama, serta tokoh masyarakat setempat.
Kehadiran unsur pemerintah, kepolisian dan tokoh masyarakat menjadi wujud sinergitas dalam menjaga keamanan serta mempererat tali silaturahmi warga menjelang pergantian tahun baru Islam.
Kapolsek Metro Penjaringan AKBP Agta Bhuwana Putra, S.I.K., M.A.P., mengapresiasi antusiasme masyarakat dalam menyambut Tahun Baru Islam dengan kegiatan yang positif dan penuh nilai kebersamaan.
"Pawai obor ini bukan hanya tradisi menyambut Tahun Baru Islam, tetapi juga menjadi sarana memperkuat ukhuwah, menjaga kerukunan antarwarga, serta menanamkan nilai-nilai keagamaan kepada generasi muda. Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh masyarakat yang telah menjaga ketertiban sehingga kegiatan berlangsung aman, tertib dan kondusif,” ujar AKBP Agta Bhuwana Putra.
Selama kegiatan berlangsung, situasi terpantau aman, tertib dan kondusif. Pawai obor yang menjadi tradisi tahunan masyarakat Pejagalan tersebut diharapkan terus menjadi momentum mempererat persatuan, memperkuat toleransi, serta menjaga semangat kebersamaan di tengah kehidupan bermasyarakat.