Kota Bekasi, Semangat kebersamaan pasca-perayaan Idul Fitri masih terasa kental di wilayah Bekasi Barat. Pada Rabu (15/4/2026) malam, jajaran Polsek Bekasi Barat menghadiri undangan kegiatan Halal Bihalal dan silaturahmi yang diselenggarakan oleh pengurus RW 14 Kelurahan Kotabaru. Kegiatan yang berpusat di Kantor Sekretariat RW tersebut menjadi ajang untuk mempererat hubungan antara aparat kepolisian, pemerintah daerah, dan unsur masyarakat.
Kegiatan yang dimulai pukul 19.30 WIB ini dihadiri langsung oleh Kapolsek Bekasi Barat, AKP Dr. H. Wahyudi, SH, MH, didampingi Bhabinkamtibmas Kelurahan Kotabaru, Aiptu Kuzairi. Tak hanya unsur polsek, acara ini juga dihadiri oleh tamu kehormatan Kombes Pol Bharata Indrayana, S.I.K., serta Lurah Kotabaru, Endang Kusniadi, St. M.Si. Kehadiran para pejabat kewilayahan ini disambut hangat oleh Ketua RW 14, Dr. Suryo, beserta jajaran Ketua RT 01 hingga 10.
Dalam suasana yang penuh kekeluargaan, AKP Wahyudi menyampaikan apresiasinya kepada warga RW 14 yang selama ini telah aktif menjaga kondusivitas lingkungan. Momentum Halal Bihalal ini dimanfaatkan untuk saling memaafkan sekaligus mendiskusikan berbagai hal terkait keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas). Sinergi antara kepolisian dan masyarakat dinilai menjadi fondasi utama dalam menciptakan rasa aman di pemukiman padat penduduk.
Selain dihadiri tokoh formal, acara ini juga melibatkan kader PKK, petugas Posyandu, serta sejumlah tokoh agama dan tokoh masyarakat setempat. Partisipasi aktif dari berbagai elemen ini menunjukkan kuatnya koordinasi kemasyarakatan di Kelurahan Kotabaru. Dialog santai yang terjadi selama acara berlangsung diharapkan dapat menyerap aspirasi warga secara langsung, terutama terkait pelayanan kepolisian di tingkat kelurahan.
Kapolsek Bekasi Barat melalui laporannya menyatakan bahwa kegiatan silaturahmi ini berjalan dengan sangat aman dan kondusif. Acara ditutup dengan doa bersama dan ramah tamah antar seluruh tamu undangan. Melalui kegiatan seperti ini, diharapkan komunikasi antara warga dan Polri tetap berjalan dua arah, sehingga setiap potensi gangguan keamanan di wilayah Bekasi Barat dapat dicegah melalui pendekatan yang humanis dan kekeluargaan.
(FG)